Mengenal Gangguan Mental Remaja: Gejala dan Penanganannya


Mengenal Gangguan Mental Remaja: Gejala dan Penanganannya

Halo pembaca setia, apakah kalian pernah mendengar tentang gangguan mental remaja? Gangguan mental pada remaja merupakan masalah yang sering kali terabaikan, padahal dapat berdampak besar pada kehidupan mereka. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenal lebih dalam mengenai gejala dan penanganan gangguan mental remaja.

Menurut dr. Ani Suryani, seorang psikiater anak dan remaja, gangguan mental pada remaja dapat ditandai dengan berbagai gejala seperti perubahan mood yang ekstrem, isolasi diri, kesulitan tidur, gangguan makan, serta penurunan minat pada aktivitas yang biasa mereka gemari. “Jika gejala-gejala ini terus berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan dengan ahli psikologi atau psikiater,” ujar dr. Ani.

Penanganan gangguan mental pada remaja juga tidak boleh dianggap enteng. Menurut dr. Ardiyanto, seorang psikolog klinis, pendekatan yang holistik perlu dilakukan dalam penanganan gangguan mental remaja. “Selain terapi psikologis, penting juga untuk melibatkan keluarga dan lingkungan sosial remaja tersebut dalam proses pemulihan,” kata dr. Ardiyanto.

Selain itu, dukungan dari lingkungan sekitar juga sangat penting dalam membantu remaja yang mengalami gangguan mental. Menurut survey yang dilakukan oleh Yayasan Jantung Sehat Indonesia, 3 dari 5 remaja mengalami gangguan mental namun hanya 1 dari 5 remaja yang mendapatkan dukungan yang memadai dari keluarga dan teman-teman.

Dengan begitu, penting bagi kita untuk lebih peduli dan peka terhadap kondisi mental remaja di sekitar kita. Mengenali gejala-gejala gangguan mental pada remaja dan memberikan dukungan yang tepat dapat membantu mereka untuk pulih dan kembali beraktivitas dengan baik. Jangan ragu untuk menghubungi ahli psikologi atau psikiater jika kalian mendeteksi adanya gejala gangguan mental pada remaja di sekitar kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.